Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, seseorang tidak bisa hidup
tanpa orang lain. Disadari atau tidak, kita selalu membutuhkan orang
lain dalam bergerak maju dan mencapai semua tujuan.Disini saya akan
menuliskan tentang bagaimana bersosialisasi yang baik berdasarkan
sumber-sumber yang telah saya kumpulkan dan saya pilah serta dari
pengalaman saya yang seorang introvert bersosialisasi dengan lingkungan
saya selama ini.
Sebelum itu, sebaiknya kita telaah dulu pengertian dari sosialisasi itu sendiri,
Jadi,
sosialisasi merupakan proses seseorang belajar menyesuaikan diri dan
berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan aturan dan
norma yang berlaku sehingga dapat menjalankan peran sosial dan
bertingkah laku yang sesuai dengan lingkungan dan masyarakat tersebut.
Hal paling penting dalam memulai hubungan dengan orang lain adalah 'Menjadi Diri Sendiri'.
Jadilah
diri sendiri, meski tidak semua orang akan menyukai kita bahkan bisa
jadi justru sebaliknya, tapi setidaknya kita tidak perlu merasa lelah
setiap saat karena harus terus menerus mengganti topeng agar semua orang
menyukai kita.
disamping itu, kita juga harus pandai-pandai
bersikap dalam situasi yang berbeda-beda. kita harus tahu kapan waktu
untuk diam dan kapan waktu untuk bicara.
hati-hati dalam berkomentar. sebisa mungkin tidak menyakiti hati orang tersebut dan mengandung hal yang bermanfaat baginya.
Selanjutnya
adalah ketulusan. Menurut saya, dalam menjalankan hubungan dengan
seseorang atau sekelompok orang, kita harus menyertakan hati kita di
dalamnya. Kita tidak boleh merugikan orang lain untuk keuntungan diri
sendiri, ataupun melakukan hal-hal picik sejenisnya. dengan begitu maka
sikap toleransi, saling menghargai dan rasa percaya akan muncul dengan
sendirinya dalam diri setiap orang, dan terciptalah lingkungan yang
harmonis dan nyaman.
Poin selanjutnya adalah percaya diri.
ketika kita memasuki lingkungan baru, rasa percaya diri sangat diperlukan untuk membaur dengan masyarakatnya.
senyum adalah cara termudah yang mungkin dilakukan untuk menarik simpati orang lain.
Selanjutnya menyapa. jangan ragu untuk menyapa terlebih dahulu.
Saya
sendiri merupakan orang yang kurang pandai bersosialisasi. terkadang
saya lebih memilih menunggu seseorang menyapa lebih dulu atau berpikir
panjang dan menyiapkan skenario untuk menyapa orang lain. Saya cenderung
lebih pandai berkomunikasi melalui chating atau media lain yang tidak
mengharuskan saya berhadapan langsung dengan orang tersebut. saya perlu
waktu untuk memikirkan apa yang harus saya katakan dan saya lakukan.
Sehingga interaksi dengan orang lain secara langsung kadang membuat saya
kebingungan.
hal lain yang menghambat sosialisasi saya
adalah, bahwa setiap kali terlalu lama berada di keramaian maka kepala
saya akan berdenyut dan seringkali merasa tiba-tiba terasingkan.
dulu
saya lebih menghindarinya. saya berpikir untuk memiliki tempurung,
sehingga ketika saya terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan maka
saya akan masuk dalam tempurung dan bersembunyi.
Saya sadar hal
itu buruk bagi saya dan masa depan saya, maka dari itu saya mulai
mencoba berubah. menghilangkan sedikit demi sedikit kekacauan itu tanpa
harus menjadi orang lain. karena saya sadar bahwa hidup harus
diteruskan.
Disamping itu semua, perlu diingat bahwa
lingkungan tempat kita berada berpengaruh besar terhadap kehidupan kita.
Jika kita bergaul dengan orang-orang yang pemalas maka lambat laun kita
juga akan ikut menjadi pemalas. pun sebaliknya jika kita bergaul dengan
orang-orang yang positif maka kita juga akan memiliki sifat positif.
sumber :
http://yuanfachrulamanda.wordpress.com/2011/10/06/bersosialisasi-dengan-cara-yang-tepat/