Web Konten
Web konten adalah isi dari web yang telah anda buat. Tanpa adanya file-file halaman web dan file pendukung, maka domain dan hosting yang telah anda miliki tidak akan menampilkan apa-apa jika diakses.
Berbeda dengan domain dan hosting yang sangat mudah serta tidak membutuhkan skill khusus, konten website membutuhkan penanganan dan skill khusus. Anda harus menyiapkan halaman web beserta file pendukugnya secara terstruktur agar berfungsi dengan baik, lalu menempatkan hosting anda.
Standard
Standar Web merupakan suatu
keharusan, standar non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang
mendefinisikan dan menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa
tahun terakhir, istilah ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan
untuk membangun situs web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang
meliputi metode-metode.
Standar web satu sama lain saling
tergantung, beberapa di antaranya mengatur aspek internet, bukan hanya World
Wide Web (Sebuah Situs). Bahkan ketika web tidak terpantau, standar tersebut
secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi
situs web dan layanan web. Pertimbangannya adalah interoperabilitas,
aksesibilitas dan kegunaan dari halaman web dan situs web.
Standar web, dalam arti yang
lebih luas, terdiri dari:
1. Recommendations published
by the World Wide Web Consortium (W3C)
2. Internet standard (STD) documents
published by the Internet Engineering Task Force (IETF)
3. Request for Comments (RFC)
documents published by the Internet Engineering Task Force
4. Standards published by
the International Organization for Standardization (ISO)
5. Standards published
by Ecma International (formerly ECMA)
6. The Unicode Standard and
various Unicode Technical Reports (UTRs) published by the Unicode Consortium
7. Name and number registries
maintained by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
Metadata
Metadata biasa didefinisikan
sebagai “data tentang data” atau dapat juga disebut dengan “informasi mengenai
suatu data” yang mendeskripsikan isi,
kualitas, kondisi, dan karakteristik lainnya mengenai suatu data yang ditulis
dengan format standard. Format standard ini diberikan
oleh FGDC.
Metadata membantu seseorang untuk
menemukan dan memahami suatu data tertentu.
Metadata juga memberikan
informasi history suatu data. History ini memuat informasi mengenai Who, What,
Where, Why dan How, yaitu:
1. Siapa
yang membuat dan memaintain data?
2. Apa
isi dan struktur dari data tersebut?
3. Kapan
data tersebut dikumpulkan atau dipublikasikan?
4. Dimana
lokasi data tersebut disimpan?
5. Mengapa
data tersebut dibuat?
6. Bagaimana
data tersebut dibuat?
Di dalam dunia nyata, metadata
telah banyak diimplementasikan. Kita dapat melihat “metadata” ini di label
makanan, peta, resep, folder di dalam komputer anda dan masih banyak lagi.
Contoh mudah untuk lebih memahami
metadata dapat anda lihat ketika mengambil foto menggunakan kamera digital.
Di dalam foto tersebut pasti
tersimpan informasi mengenai tanggal foto tersebut diambil, jenis kamera yang
digunakan, geolocation (tempat diambilnya foto) dan resolusi foto.
Fungsi Metadata
Metadata memiliki fungsi yang
sama seperti katalog yaitu untuk:
1. mengidentifikasi
suatu data
2. mengelompokkan
data yang serupa
3. membedakan
data menurut kriteria tertentu
4. memberikan
informasi penting berkaitan dengan data
Contoh Metadata :
Dari contoh di atas bisa dilihat detail informasi dari sebuah buku yang dapat diuraika sebagai berikut :
Judul : Lullabies
Penulis : Lang Leav
ISBN : 1449461077
Halaman : 248
Penerbit : Andrews McMeel Publishing
Bahasa : Bahasa Inggris
Judul : Lullabies
Penulis : Lang Leav
ISBN : 1449461077
Halaman : 248
Penerbit : Andrews McMeel Publishing
Bahasa : Bahasa Inggris
Sumber :
https://211093awan.wordpress.com/2013/07/04/tugas-keempat-softskills-semester-4-web-content-structure-web-analysis-web/
https://www.mpcer.nau.edu/metadata/WhatIsMetadata.html
http://azuharu.net/blog/pengertian-metadata-adalah/