Jumat, 01 Juli 2016

4. Rangkuman Tugas 1, 2 dan 3

Tugas 1 Pengantar Web Science

Web science adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai referensi dalam mencari informasi. Diperoleh dari sumer terpercaya dan akurat yang dapat diakses melalui dunia maya atau dengan basis web.

Agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.
Arsitektur Web adalah sebuah bentuk perancangan dan pendesainan dari arsitektur itu sendiri, dengan melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional.
Web Arsitektur mempunyai kriteria yang kompleks. oleh karena itu memerlukan pertimbangan khusus dalam konten web, koordinasi, dan rencana bisnis, web desain, kegunaan fungsionalitas, struktur informasi serta interaktivitas estetika. Selain itu, web arsitektur mempunyai potensi yang digunakan sebagai disiplin intelektual untuk mengatur konten web.

Bagian-bagian dari Arsitektur Web terdiri dari :
1. Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
2. World Wide Web (WWW)
3. Universal Resource Locator (URL)
4. Extensible Markup Language (XML)
5. Javascript

6. AJAX

Tugas 2 Standar Web Konten dan Metadata pada Web

Web konten adalah isi dari web yang telah anda buat. Tanpa adanya file-file halaman web dan file pendukung, maka domain dan hosting yang telah anda miliki tidak akan menampilkan apa-apa jika diakses.

Standar Web merupakan suatu keharusan, standar non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan untuk membangun situs web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang meliputi metode-metode.

Standar web, dalam arti yang lebih luas, terdiri dari:
§  Recommendations published by the World Wide Web Consortium (W3C)
§  Internet standard (STD) documents published by the Internet Engineering Task Force (IETF)
§  Request for Comments (RFC) documents published by the Internet Engineering Task Force
§  Standards published by the International Organization for Standardization (ISO)
§  Standards published by Ecma International (formerly ECMA)
§  The Unicode Standard and various Unicode Technical Reports (UTRs) published by the Unicode Consortium
§  Name and number registries maintained by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA)

Standar web bukanlah merupakan aturan, tetapi terus berkembang dan disesuaikan dengan teknologi web. Standar web yang dikembangkan oleh suatu organisasi sering bersaing kadang disewakan oleh teknologi yang tidak sesuai dengan standarisasi publik dan dinyatakan sebagai standar oleh satu individu atau perusahaan.

Metadata
Metadata biasa didefinisikan sebagai “data tentang data” atau dapat juga disebut dengan “informasi mengenai suatu data”. Metadata mendeskripsikan isi, kualitas, kondisi, dan karakteristik lainnya mengenai suatu data yang ditulis dengan format standard. Format standard ini diberikan oleh FGDC. Metadata membantu seseorang untuk menemukan dan memahami suatu data tertentu.
Metadata juga memberikan informasi history suatu data. History ini memuat informasi mengenai Who, What, Where, Why dan How, yaitu:
1.      Siapa yang membuat dan memaintain data?
2.      Apa isi dan struktur dari data tersebut?
3.      Kapan data tersebut dikumpulkan atau dipublikasikan?
4.      Dimana lokasi data tersebut disimpan?
5.      Mengapa data tersebut dibuat?
6.      Bagaimana data tersebut dibuat?

Fungsi Metadata

Metadata memiliki fungsi yang sama seperti katalog yaitu untuk:
1.      mengidentifikasi suatu data
2.      mengelompokkan data yang serupa
3.      membedakan data menurut kriteria tertentu
4.      memberikan informasi penting berkaitan dengan data


Tugas 3 

Web Science Berbasis Komunitas (Pecinta Satwa[dot]com)

website tersebut adalah sebuah website berbasis komunitas yang didirikan sejak 13 Maret 2013, yang membahas mengenai apa saja tentang binatang, mulai dari pengenalan binatang, karakternya, penyakit yang mungkin diderita dan cara merawatnya serta masih banyak lagi. binatang yang dibahas di sini pun mencakup semua jenis binatang.

Review Forum V-Class Universitas Gunadarma

V-Class (Virtual Class) adalah salah satu layanan yang ada di Universitas Gunadarma yang berbasis online dimana aktivitas belajar-mengajar antara dosen dan mahasiswa dilakukan menggunakan fasilitas multimedia dengan internet tanpa tatap muka secara langsung.Aktivitas ini bermaksud untuk melengkapi "blended learning" yang memadukan dan menyelaraskan antara metode pembelajaran "face to face" di kelas dengan pembelejaran menggunakan media elektronik secara online.

Kelebihan 

1. Mahasiswa dituntut mandiri.
2. Biasanya tersedia modul yang berkaitan dengan materi yang dibahas.
3. V-Class dapat diakses dari manapun dan kapanpun melalui desktop ataupun handphone dengan batas waktu yang ditentukan.

Kekurangan

1.  Mahasiswa cenderung pasif karena kurangnya interaksi dengan dosen
2. Sulit untuk menemukan kelas yang dimaksud karena kelas-kelas sebelumnya yang sudah tidak terpakai masih ada.

Aplikasi Suatu Web Science (HowStuffWorks)


HowStuffWorks adalah suatu website yang membahas mengenai bagaimana suatu hal bekerja, serta menggunakan berbagai media untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks, terminologi dan mekanisme termasuk foto, diagram, video dan animasi, juga artikel.
Berdasarkan pengamatan saya, website tersebut cukup responsive, meskipun jika dibandingan tampilan di desktop tampilan pada mobile kurang menarik.




2.1 Review Web Science

Pada postingan kali ini saya akan me-review sebuah web science yaitu codecademy.com. web ini dirancang untuk memperkenalkan dunia koding pada pemula -- menulis program komputer. Situs tersebut memiliki konten bervariasi yang akan mengajarkan anda soal programming yang diajarkan secara interaktif mengenai JavaScript, HTML CSS dan berencana untuk memperluas ke bahasa pemrograman tambahan lainnya.




Kelebihan codecademy.com :


  • Memiliki tampilan yang menarik.
  • Pengguna bisa langsung mencoba latihan pemrograman sederhana yang menyenangkan.
  • Pembelajarannya dibagi dalam tiga tahap dan pengguna akan mendapatkan poin dan lencana setiap kali menyelesaikan tahapannya yang bisa dishare ke facebook dan twitter.
  • Setelah melakukan pelajaran sedikit demi sedikit dan meningkatkan kepercayaan diri, anda akan diminta untuk mendaftar.
  • Bagi kalian yang sudah berpengalaman dalam dunia per-koding-an bisa membuat pelajaran anda sendiri.
  • Di sisi lain, pengguna yang tidak memiliki banyak pengalaman di dunia pemrogramman bisa lebih mudah untuk memperdalam kemampuannya.
  • Codecademy berencana memperluas fitur sosial media mereka sehingga pengguna bisa menemukan teman-teman mereka di situs.
Kelemahan codecademy.com :

  • Untuk situs gratisnya di sini hanya membahas dasar-dasar dari setiap materi pemrogrammannya.
  • Bagi anda yang serius ingin memperdalam permorgramman lebih jauh di situs ini harus upgrade to pro dan membayar $19.99/month.
  • Belum tersedia konten dalam bahasa indonesia.
Demikian review web science yang membahas web codecademy.com bagi anda yang ingin mengunjungi situsnya bisa klik disini.


sumber : http://www.codecademy.com


Selasa, 10 Mei 2016

3.1 Web Science Berbasis Komunitas

Kali ini saya akan me-review sebuah website berbasis komunitas. Web yang saya ambil di sini adalah PecintaSatwa[dot]com.
Jadi website tersebut adalah sebuah website berbasis komunitas yang didirikan sejak 13 Maret 2013, yang membahas mengenai apa saja tentang binatang, mulai dari pengenalan binatang, karakternya, penyakit yang mungkin diderita dan cara merawatnya serta masih banyak lagi. binatang yang dibahas di sini pun mencakup semua jenis binatang.
untuk mengunjungi website tersebut bisa di klik disini.




Seperti yang terlihat pada gambar di atas, terdapat 8 menu utama yaitu :
  • General 
  • Pet 
  • Aquatic 
  • Bird 
  • Exotic 
  • Poulrty 
  • Large Animal 
  • Wildlife
Adapun misi komunitas ini, diantaranya adalah untuk menjaga kelestarian alam, melindungi berbagai unsur hewan, serta tidak menyakiti hewan.

Menurut saya website komunitas ini sangat bagus dan bermanfaat. Kita bisa mengetahui lebih dalam dunia binatang, masalah yang mereka hadapi, dan keterlibatan kita sebagai manusia dengan kehidupan mereka. Sehingga kita semestinya menanggalkan ego diri sendiri dan berhenti melakukan kerusakan-kerusakan sehingga hewan-hewan pun dapat hidup dengan damai di habitatnya.

Untuk anda yang ingin mendapatkan pemberitahuan update malelui e-mail, website tersebut menyediakan layanannya, anda tinggal mendaftarkan email anda di kolom yang tersedia.




3.2 Review Forum V-Class Universitas Gunadarma

V-Class (Virtual Class) adalah salah satu layanan yang ada di Universitas Gunadarma yang berbasis online dimana aktivitas belajar-mengajar antara dosen dan mahasiswa dilakukan menggunakan fasilitas multimedia dengan internet tanpa tatap muka secara langsung.Aktivitas ini bermaksud untuk melengkapi "blended learning" yang memadukan dan menyelaraskan antara metode pembelajaran "face to face" di kelas dengan pembelejaran menggunakan media elektronik secara online.
Situs v-class bisa diakses disini.



Untuk dapat mengakses V-Class, bagi dosen menggunakan akun staffsite sedangkan bagi mahasiswa menggunakan akun studentsite masing-masing.
Setelah Login berhasil, pilih kategori kursus sesuai dengan jurusan yang kita ambil, dan cari mata kuliah apa yang akan kita ikuti untuk kelas virtual.
Disana ada 2 pilihan Activities yaitu Quiz dan Forum.
Di dalam forum kita bisa menjawab pertanyaan yang dibuat oleh dosen.


Kelebihan 


  • Mahasiswa dituntut mandiri.
  • Biasanya tersedia modul yang berkaitan dengan materi yang dibahas.
  • V-Class dapat diakses dari manapun dan kapanpun melalui desktop ataupun handphone dengan batas waktu yang ditentukan.

Kekurangan

  • Mahasiswa cenderung pasif karena kurangnya interaksi dengan dosen
  • Agak sulit untuk menemukan kelas yang dimaksud karena kelas-kelas sebelumnya yang sudah tidak terpakai masih ada.

3.3 Aplikasi Suatu Web Science


Kali ini saya akan membandingkan tampilan suatu web science pada web browser di desktop, pada web browser mobile serta tampilan pada aplikasi smartphone. apakah desain web tersebut responsif, serta kelebihan dan kekurangannya. Web science yang saya bahas di sini adalah HowStuffWorks Science. Untuk membuka situs tersebut bisa klik disini.

HowStuffWorks adalah suatu website yang membahas mengenai bagaimana suatu hal bekerja, serta menggunakan berbagai media untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks, terminologi dan mekanisme termasuk foto, diagram, video dan animasi, juga artikel.



Ada banyak kategori yang bisa dipilih seperti Technology, Health, Adventure, Science, dan yang lainnya. 
Disini kita juga bisa mengexplore dan menguji pengetahuan melalui pertanyaan-pertanyaan yang tersedia pada pilihan Quizzes yang berisi banyak sekali kategori quiz yang menarik.


Ada beberapa pertanyaan dengan 3 option jawaban dimana jawaban benar akan langsung terlihat begitu kita memilihnya serta keterangan singkat mengenai jawaban tersebut yang bisa menambah wawasan kita. 
Di akhir, akan diberikan review dari score yang diperoleh.


Berikut ini adalah tampilan web tersebut pada mobile device :




Menurut saya website tersebut cukup responsive, meskipun jika dibandingan tampilan di desktop tampilan pada mobile kurang menarik.








Jumat, 22 April 2016

2.2 Standar Web Konten dan Metadata Pada Web

Web Konten


Web konten adalah isi dari web yang telah anda buat. Tanpa adanya file-file halaman web dan file pendukung, maka domain dan hosting yang telah anda miliki tidak akan menampilkan apa-apa jika diakses.
Berbeda dengan domain dan hosting yang sangat mudah serta tidak membutuhkan skill khusus, konten website membutuhkan penanganan dan skill khusus. Anda harus menyiapkan halaman web beserta file pendukugnya secara terstruktur agar berfungsi dengan baik, lalu menempatkan hosting anda.

Standard

Standar Web merupakan suatu keharusan, standar non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan untuk membangun situs web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang meliputi metode-metode.
Standar web satu sama lain saling tergantung, beberapa di antaranya mengatur aspek internet, bukan hanya World Wide Web (Sebuah Situs). Bahkan ketika web tidak terpantau, standar tersebut secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi situs web dan layanan web. Pertimbangannya adalah interoperabilitas, aksesibilitas dan kegunaan dari halaman web dan situs web.
Standar web, dalam arti yang lebih luas, terdiri dari:
1. Recommendations published by the World Wide Web Consortium (W3C)
2. Internet standard (STD) documents published by the Internet Engineering Task Force (IETF)
3. Request for Comments (RFC) documents published by the Internet Engineering Task Force
4. Standards published by the International Organization for Standardization (ISO)
5. Standards published by Ecma International (formerly ECMA)
6. The Unicode Standard and various Unicode Technical Reports (UTRs) published by the Unicode Consortium
7. Name and number registries maintained by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA)

Standar web bukanlah merupakan aturan, tetapi terus berkembang dan disesuaikan dengan teknologi web. Standar web yang dikembangkan oleh suatu organisasi sering bersaing kadang disewakan oleh teknologi yang tidak sesuai dengan standarisasi publik dan dinyatakan sebagai standar oleh satu individu atau perusahaan.

Metadata

Metadata biasa didefinisikan sebagai “data tentang data” atau dapat juga disebut dengan “informasi mengenai suatu data” yang mendeskripsikan isi, kualitas, kondisi, dan karakteristik lainnya mengenai suatu data yang ditulis dengan format standard. Format standard ini diberikan oleh FGDC.
Metadata membantu seseorang untuk menemukan dan memahami suatu data tertentu.

Metadata juga memberikan informasi history suatu data. History ini memuat informasi mengenai Who, What, Where, Why dan How, yaitu:
1.      Siapa yang membuat dan memaintain data?
2.      Apa isi dan struktur dari data tersebut?
3.      Kapan data tersebut dikumpulkan atau dipublikasikan?
4.      Dimana lokasi data tersebut disimpan?
5.      Mengapa data tersebut dibuat?
6.      Bagaimana data tersebut dibuat?

Di dalam dunia nyata, metadata telah banyak diimplementasikan. Kita dapat melihat “metadata” ini di label makanan, peta, resep, folder di dalam komputer anda dan masih banyak lagi.
Contoh mudah untuk lebih memahami metadata dapat anda lihat ketika mengambil foto menggunakan kamera digital.
Di dalam foto tersebut pasti tersimpan informasi mengenai tanggal foto tersebut diambil, jenis kamera yang digunakan, geolocation (tempat diambilnya foto) dan resolusi foto.

Fungsi Metadata
Metadata memiliki fungsi yang sama seperti katalog yaitu untuk:
1.      mengidentifikasi suatu data
2.      mengelompokkan data yang serupa
3.      membedakan data menurut kriteria tertentu
4.      memberikan informasi penting berkaitan dengan data

Contoh Metadata :





Dari contoh di atas bisa dilihat detail informasi dari sebuah buku yang dapat diuraika sebagai berikut :
Judul : Lullabies
Penulis : Lang Leav
ISBN : 1449461077
Halaman : 248
Penerbit : Andrews McMeel Publishing
Bahasa : Bahasa Inggris

Sumber :
https://211093awan.wordpress.com/2013/07/04/tugas-keempat-softskills-semester-4-web-content-structure-web-analysis-web/
https://www.mpcer.nau.edu/metadata/WhatIsMetadata.html
http://azuharu.net/blog/pengertian-metadata-adalah/







Kamis, 31 Maret 2016

1.2 Pengantar Web Science

ARSITEKTUR WEB SCIENCE


Arsitektur Web adalah suatu metode perencanaan dan dalam merancang situs web yang melibatkan teknis, estetika, dan fungsionalitas. 
Arsitektur Web terdiri dari dua kata dan masing-masing memiliki arti yang berbeda, yaitu Arsitektur dan Web. 

Arsitekur menurut bahasa adalah cara atau ilmu untuk membuat dan mendesain suatu karya agar karya tersebut bisa menjadi lebih bagus dan mempunyai suatu nilai estetika.
Sedangkan Web atau website adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi, dapat berupa text, gambar, animasi, suara atau gabungan dari semuanya, baik bersifat statis maupun dinamis dan membentuk suatu rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan jaringan halaman.
Dengan demikian Arsitektur Web adalah sebuah bentuk perancangan dan pendesainan dari arsitektur itu sendiri, dengan melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional.

Web Arsitektur mempunyai kriteria yang kompleks. oleh karena itu memerlukan pertimbangan khusus dalam konten web, koordinasi, dan rencana bisnis, web desain, kegunaan fungsionalitas, struktur informasi serta interaktivitas estetika. Selain itu, web arsitektur mempunyai potensi yang digunakan sebagai disiplin intelektual untuk mengatur konten web.

Bagian-bagian dari Arsitektur Web terdiri dari :

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. 

Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.

World Wide Web (WWW)

WWW (World Wide Web) merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.WWW atau biasa disebut web adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. Fasilitas ini tergolong masih baru dibandingkan surel (email), sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen-dokumen yang sangat banyak yang berada pada komputer server (web server), di mana server-server ini tersebar di lima benua termasuk Indonesia, dan terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. 

Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia. Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan hyperteks link. Dengan mengklik hyperlink, maka bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

Universal Resource Locator (URL)

URL( universal resource locator) merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file,direktori,computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie . secara umum dapat digambarkan penulisan url : metode://nama_file[:nomor_port]. Jenis metode yang digunakan pada url adalah file,http,news,gopher,telnet.

Extensible Markup Language (XML)

XML (Extensible Markup Language) merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML. Teknologi XML dikembangkan mulai tahun 1966 dan mendapatkan pengakuan dari Worl Wide Web Consortium (W3C) pada bulan Februari 1998. Sedangkan SGML sendiri telah dikembangkan pada awal tahun 1980-an. Pada saat HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan bahasa markup yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.

XML tidak mempunyai definisi secara tepat karena ada yang berpendapat bahwa XML bukanlah suatu bahasa pemrograman,melainkan XML merupakan sintaks yang digunakan untuk menjelaskan bahasa markup lain (Dournaee,2002), sehingga dinamakan meta-language. Meskipun demikian pendapat yang XML bukan merupakan bahasa markup, didasarkan bahwa XML merupakan bahasa markup terpisah untuk tujuan terpisah. Selain itu XML bukanlah solusi semua hal untuk tujuan semua user. 

Javascript

JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman html diantara tag atau dibuat pada file terpisah ( eksternal ) dan lalu di link menggunakan pada bagian , seperti CSS. Fungsi Javascript adalah Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan javascript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.

AJAX

AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya ajax itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload. Dengan menghindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara realtime, drag n drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa. 

Dengan AJAX, suatu aplikasi web dapat mengambil data kemudian diolah di client melalui request asynchronous HTTP yang diinisiasi oleh Javascript, sehingga dapat mengupdate bagian-bagian tertentu dari web tanpa harus memanggil keseluruhan halaman web. Request ini dapat dieksekusi dalam beberapa cara dan beberapa format transmisi data. Dikombinasikannya cara pengambilan data remote dengan interaktivitas dari Document Object Model (DOM) telah menghasilkan generasi terbaru dari aplikasi web yang mengebrak aturan-aturan tradisional tentang apa yang dapat terjadi di dalam web.


SECURITY PADA WEB SCIENCE


Suatu tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola, biasanya yang bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tersebut. Mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan di dalam era digital tidak lepas dari 3 prinsip utama yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya ketika bergelut dengan keamanan (security) sebuah website, princip CIA sudah selayaknya dijadikan pedoman yang harus dipahami apabila ingin website kita lebih aman dan sulit untuk diserang. 

CONFIDENTIALITY


Confidentiality memiliki makna bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang beberapa tahun belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat memiliki lebih dari satu administrator. Contohnya adalah WordPress engine.

INTEGRITY



Integrity memiliki pengertian data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Sebagai contoh proses transfer dari server ke client atau sebaliknya (dapat berupa upload maupun download), ternyata mengubah file yang sedang di transfer tersebut, hal ini mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang digunakan tidak aman (insecure). Sama halnya jika ada serangan sebuah virus yang dapat mengubah sebuah file, entah itu mengubah nama ataupun isinya.

AVAILABILITY



Jika confidentiality bermakna hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang tersimpan didalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa website harus dapat diakses jika user ingin meggunakannya. Memang terkesan membingungkan dan tidak berbeda dengan prinsip pertama, namun kedua prinsip ini sangat jauh berbeda dikarenakan dilihat dari dua sudut pandang yang memang berbeda. 

Availability hanya menekankan kepada dapat diaksesnya sebuah website. Mengenai siapa yang dapat mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip confidentiality.Jika sebuah website dapat diakses tanpa adanya error, itu berarti website tersebut telah memenuhi prinsip availability ini. Hal ini memiliki makna bahwa sebuah website haruslah dapat diakses apabila memang dibutuhkan, dengan kata lain versi yang lebih mudahnya adalah, website harus available 24 jam 7 minggu (24/7).


Sumber :

1.1 Pengantar Web Science

DEFINISI DAN SEJARAH WEB SCIENCE




A. Definisi Web Science


Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web. Untuk dapat memahami definisi dari Web Science kita harus memahami arti dari masing-masik kata.

Web Science terdiri dari dua kata, yaitu web dan science.  Web atau website atau situs adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi, dapat berupa text, gambar, animasi, suara atau gabungan dari semuanya, baik bersifat statis maupun dinamis dan membentuk suatu rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan jaringan halaman.
Sedangkan Science merupakan suatu ilmu pengetahuan yang bersifat akurat atau pasti yang didapat melalui serangkaian penelitian. Science juga berhubungan dengansegala sumber ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa web science adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai referensi dalam mencari informasi. Diperoleh dari sumer terpercaya dan akurat yang dapat diakses melalui dunia maya atau dengan basis web.

Agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.

B. Sejarah Web Science


Web Science didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web.

Sejak pertama kali diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang penting. Aktifitas WSRI fokus pada (i) artikulasi agenda penelitian untuk komunitas scientific, (ii) mengkoordinasi pengembangan materi pembelajaran Web Science dan (iii) mengikat pemikiran tentang kepeminpinan pada sektor yang berkembang ini.

Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan amal-the Web Science Trust (WST). WST berkerja sama dengan World Wide Web. Golnya adalah untuk mendorong partisipan luas dalam pengembangan Web Science. the Foundation mempunyai misi untuk meningkatkan Web. the Trust dan the Foundation mempunyai kesamaan komitmen untuk melanjutkan disiplin dari Web Science dan akan bekerja bersama pada beberapa proyek yang memperbaiki pengertian tentag Web Science dan mempromosikan dampak positif Web Science pada masyarakat luas.

Web 1


Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif boleh dibilang pada web 1.0 ini bersifat read-only.  
Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
1. Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan.
2. Halaman masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’ memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
3. Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens
4. Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingg komunikasi biasanya baru satu arah.

Web 2


Web 2.0 setelah Web 1.0 diluncurkan berkembanglah Web 2.0. Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut.

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama pada tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, perangkat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O'Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly,
Prinsip-prinsip Web 2 :
1. Web Sebagai platform
2. Data sebagai pengendali utama
3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
5. Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
6. Mudah untuk diunakan dan diadopsi oleh user.  

Web 3


Web 3.0 definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand . Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents).

Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa. Sejarahnya web science muncul dari sebuah riset para ilmuan-ilmuan. Web science adalah ilmu pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.

Metodologi Web Science


Bernes-Lee mengatakan Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.

Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi. 


Sumber :
http://panjiapriyantooo.blogspot.com/2013/04/definisi-web-science-dan-sejarah-web_30.html
http://komunikasi.us/index.php/course/1787-sejarah-singkat-web-dan-keseluruhan