Sabtu, 02 Mei 2015

Manusia dan Cinta kasih



Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, sinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalamsedangkan kasih merupakan pengungkapanuntuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.

Manusia tidak bisa hidup tanpa cinta dan kasih. Mereka hidup dengan memberi dan menerima perasaan tersebut. tanpa adanya cinta kasih di dalam diri seseorang maka bisa dibilang orang tersebut tidaklah hidup atau jasad hidup atau sesuatu yang tidak bisa merasakan kehidupan.
Nyatanya, timbal balik cinta kasih tersebut tidak hanya berlaku antara manusia dengan manusia melainkan makhluk lainnya pun bisa merasakan perasaan tersebut.

Berikut ini adalah contoh timbal balik cinta kasih antara manusia dengan seekor singa.
Christian adalah seekor singa yang menjadi korban kejahatan pemburu gelap yang kemudian diperdagangkan di blackmarket. Sedangkan nasib ibu dan saudara Christian tidak diketahui, apakah mereka juga tertangkap, mati terbunuh atau sudah dijual.

Pada tahun 1969, Anthony Bourke dan John Rendall, dua orang sahabat, terkejut ketika menemukan seekor anak singa berusia 6 bulan di took binatang Harrolds yang seang kesepian. Kondisi bayi singa itu  sungguh menyedihkan. Si singa kecil terkurung di dalam jeruji  yang sangat kecil. Suara parau sang seinga kecil menyentuh hati kedua pemuda ini dan lalu mereka membelinya dan memberikan nama Christian  pada bayi singa itu. mereka bertiga akhirnya tinggal di sebuah rumah di London.
Mereka pun memperlakukan Christian seperti layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, makan bersama, nonton bersama, dan jalan-jalan bersama. Mereka menjadi tiga sosok sahabat yang tak terpisahkan.

Sembilan bulan telah berlalu, Christian telah menjadi singa dewasa dan lingkungan rumah mereka tidak cocok lagi untuk Christian. Akhirnya Anthony dan Johnmemutuskan untuk mengembalikan Christian ke Kenya, Afrika, dibawah pengawasan ahli hewan buas untuk mengembalikan sifat alami Christian.

Selama beberapa bulan Christian dikarantina di Afrika, para ahli meminimalisir kontak Christian dengan manusia terutama dengan pemiliknya. Selama itu, kata pengawas, Christian tampak murung dan sedih. Berkali-kali ia mengaum parau. Meskipun Anthony dan John ingin sekali mengunjungi Christian tetapi para pakar melarangnya karena dikhawatirkan akan menghambat  proses pengembalian insting almiah  singa sebagai hewan liar yang bebas dan ganas.
Akhirnya Christian berhasil menemukan jati dirinya sebagai singa jantan. Ia pun dilepaskan ke alam bebas walaupun masih dipantau.

Setelah satu tahun lebih mereka terpisah, akhirnya John dan Anthony memutuskan untuk mengujungi Christian di Afrika. Ahli singa dan pengurus hutan lindung di Afrika mengatakan bahwa Christian sudah hidup bersama singa-sunga lainnya dan menjadi liar dan tidak akan mengenali John dan Anthony. Namun mereka tidak peduli dan tetap menemui Christian di hutan Afrika.

Setelah berjam-jam pencarian, akhirnya mereka menemukan Christian di dekat daerah pegunungan. Kemudian Christian menuruni batu-batuan di sana dan berlari kea rah mereka. Sesuai dugaan John dan Anthony, Christian tidak melupakan mereka. Christian terlihat sangat gembira  melihat kedua manusia yang sangat dicintainya itu. Christian bergantian mencium dan memeluk  wajah John dan Anthony bertubi-tubi sebagaimana kebiasaannya ketika kecil. Ketiga sahabat itu akhirnya bertemu kembali  dan mereka bercengkerama satu sama lain selama berjam-jam dan kemudian berpisah lagi.
Dari kisah tersebut kita bisa melihat bahwa cinta dan kasih  bukan hanya milik kita manusia tetapi milik semua makhluk yang ada di dunia ini.

http://daw-xp.blogspot.com/2010/11/kisah-nyata-christian-seekor-singa-yang.html?m=1



Tidak ada komentar:

Posting Komentar